21 May 2012

Semen Pimpin Klasemen

  • PDF
Addthis

MCC—Upaya Bontang Football Club (FC) untuk meraih kemenangan perdana dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL) 2011/2012 gagal total. Kesempatan emas bermain di kandang sendiri, Stadion Mulawarman, tidak berhasil dimanfaatkan Camara Fassawa dan kawan-kawan, Minggu (8/1) tadi malam.

Ya, di hadapan ribuan penonton, The Red Equator (julukan Bontang FC) digilas tamunya, Semen Padang dua gol tanpa balas. Kedua gol Kabau Sirah berhasil disarangkan legiun asingnya, Edward Junior Wilson menit ke 21 dan bomber Timnas Ferdinand Sinaga menit 29.

Dengan hasil itu, praktis Semen Padang menggusur Persija Jakarta yang sehari sebelumnya menahan imbang Arema FC 3-3 di Stadion Manahan Solo. Kini, anak Elie Aiboy dan kawan-kawan kembali menjadi capolista dengan perolehan 11 poin atau unggul 2 poin dari Persija.

Sedangkan Bontang FC, masih terjerembab di peringkat 11 klasemen dengan poin 2, hasil dari 2 kali imbang dan 2 kali kekalahan.
Sejak wasit Sunaryo Joko asal Jember meniup peluit tanda dimulainya pertandingan, Bontang FC langsung tertekan.

Serangan sporadis yang digalang Ferdinand dan Edward langsung membahayakan gawang yang dijaga Muhamad Ridwan. Beruntung tendangan Ferdinand pada menit ke 18 masih diblok kiper.

Tak sampai semenit, Esteban Viscara membuat jantung Bontang Mania berdetak kencang. Tendangan pemain asal Meksiko itu masih membentur mistar gawang. Untuk sementara jala Bontang FC masih “perawan”.

Namun, petaka bagi tuan rumah terjadi pada menit ke 21. Serangan balik Semen Padang yang digalang Esteban membuat barisan pertahanan Bontang FC kocar-kacir. Pemain bernomor punggung 23 itu memberi umpan datar kepada Elie Aiboy di sisi kiri pertahanan Bontang FC yang diteruskan kepada Edward. Pemain asal Liberia itu berhasil mengkonversi umpan eks pemain timnas itu menjadi gol lewat sepakan keras kaki kirinya dari luar kotak penalti. 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Bukannya membalas, Bontang FC justru kembali kebobolan 8 menit kemudian. Perangkap offside yang digalang Kande Lanssana dan Valentino Telaubun tidak berhasil. Ferdinand pun berhasil menaklukan Ridwan lewat tendangan lob. Ridwan yang sudah telanjur maju tidak bisa berbuat banyak. 2-0 untuk tim tamu hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua,  Bontang FC mencoba melakukan serangan. Namun tetap saja gagal. Pasalnya, para pemain sendiri kerap melakukan kesalahan umpan. Sehingga dengan mudah direbut para pemain Semen Padang.

Manajer Bontang FC Haryadi mengakui keunggulan tim tamu. Menurutnya, Semen Padang adalah tim yang solid dan sudah teruji.
Sementara pelatih Semen Padang, Nil Maizar menuturkan, “Bontang FC sebenarnya tim yang hebat.

Kami hanya unggul pada hal pemanfaatan peluang. Di satu sisi, kekuatan keduanya sebenarnya seimbang,” pungkasnya.

 


Older news items: